Observatorioirsb

Mengamati Hujan Meteor yang Terjadi Sepanjang Sejarah

Apa Itu Hujan Meteor?

Hujan meteor atau yang biasa kita sebut sebagai meteor shower merupakan kejadian di mana banyak meteor yang berjatuhan ke bumi dan terbakar di atmosfer. Meteor ini seringkali berasal dari benda langit yang lebih besar dan serpihannya jatuh ke bumi sebagai meteor. Jatuhnya serpihan ini merupakan akibat dari berada terlalu dekat dengan bumi. Jika suatu benda angkasa seperti asteroid atau serpihan kecil lainnya seperti meteoroid berada dekat dengan bumi, maka benda langit tersebut akan tertarik oleh gravitasi menuju pusat bumi. Karena atmosfer merupakan perlindungan pertama untuk benda yang berjatuhan dari luar angkasa, benda luar angkasa tersebut berakhir terbakar habis oleh atmosfer. Tetapi akan lain ceritanya jika benda luar angkasa memiliki ukuran yang cukup besar untuk tidak terbakar habis di atmosfer. Jika itu terjadi, maka meteorit akan menghantam bumi dan seringkali menyebabkan kerusakan yang cukup besar.

Jika hanya berupa satu atau dua bongkah meteoroid yang jatuh ke bumi, maka itu belum cukup untuk bisa kita sebut sebagai hujan meteor. Hujan meteor seperti yang saya sebutkan tadi, berupa banyak serpihan dari benda langit yang jauh lebih besar. Daya tarik dari hujan meteor adalah cahaya yang menandakan bahwa serpihan-serpihan tersebut terbakar di atmosfer. Karena itu hujan meteor selalu pengamat amati ketika malam hari agar terlihat.

Mengamati Hujan Meteor Terlama

Hujan meteor bukanlah kejadian yang hanya terjadi selama beberapa saat saja. Beberapa di antaranya terjadi selama periode beberapa bulan dan memiliki interval waktu di antaranya. Tetapi ada beberapa yang lebih ekstrem, yaitu memakan waktu hingga beberapa tahun. Rekor hujan meteor terlama yang tercatat adalah terjadi dalam periode 33 tahun, yaitu hujan meteor Leonid.

Hujan meteor Leonid terjadi selama 33 tahun. Tetapi bukan berarti terjadi hujan meteor terus menerus selama 33 tahun, melainkan terjadi secara bertahap. Tahun terjadinya yang tercatat adalah pada tahun 1799, 1833, dan tahun 1866. Hujan meteor ini pertama kali diamati oleh Alexander Humboldt dari Chile. Pada tahun 1799 hujan meteor Leonid dapat terlihat oleh orang-orang Eropa dan Amerika Selatan. Karena itulah pengamat pertamanya berasal dari Chile yang terletak di Amerika Selatan.

Hujan Meteor Perseid

Hujan meteor terbaik yang pernah terjadi sepanjang sejarah modern jatuh pada hujan meteor Perseid. Jika meteor pada hujan meteor terjadi setiap beberapa menit sekali atau hanya belasan kali tiap jam, hujan meteor perseid berbeda. Pada puncaknya yang tercatat oleh NASA, hujan meteor perseid dapat mencapai 300 meteor tiap jamnya. Ini berarti kita bisa melihat rata-rata 5 meteor tiap menitnya. Rekor ini terjadi pada tahun 1993. Tetapi sayangnya periode setelah tahun 1993 hanya mencatat 200 meteor tiap jamnya. Tetapi jumlah 200 meteor tiap jam sudah tergolong tinggi untuk sebuah hujan meteor.

100.000 Meteor Tiap Detik

Tetapi sayangnya hujan meteor perseid masih belum bisa menandingi yang terjadi pada tahun 1833. Hujan meteor yang terjadi pada tahun 1833 adalah hujan meteor leonid. Dengan mata telanjang dan ketika malam hari, anda bisa melihat cahaya yang berjatuhan melewati titik-titik bintang bagaikan hujan. Karena hujan meteor leonid di kala itu terjadi ketika masih belum ada penerangan sebaik sekarang dan tidak ada bulan yang menyinari. Ketiadaan cahaya yang menghalangi hujan meteor leonid menyebabkan kilatan cahaya tersebut dapat dengan mudah teramati oleh mata telanjang dan tidak perlu ke suatu tempat tertentu.

NASA sendiri menyebutkan bahwa yang terjadi pada tahun 1833 adalah ‘hujan’ meteor yang sebenarnya. Ini karena yang terjadi saat itu bagaikan hujan cahaya yang terjadi di langit malam. Bahkan dengan teramatinya hujan meteor tersebut mengawali lahirnya penelitian dan studi yang lebih mendalam tentang meteor.

Akhir Kata

Hujan meteor atau yang biasa kita sebut sebagai meteor shower adalah kejadian di mana banyak serpihan dari benda langit yang lewat dekat dengan bumi. Benda ini berakhir dengan terbakar di atmosfer bumi dan dapat terlihat sebagai kilatan cahaya dari permukaan bumi. Sejauh ini rekor hujan meteor yang terjadi dengan rentang periode terlama dan hujan meteor terbaik masih hujan meteor leonid pegang.

 …