Observatorioirsb

Medan Gunung dan Pendakiannya yang Memakan Korban

Gunung dan Bagaimana Itu Bisa Terbentuk

Gunung merupakan tonjolan dari kerak bumi yang naik lebih tinggi daripada dataran di sekitarnya. Banyak orang yang menyamakan antara gunung dan bukit, padahal kenyataannya tidak demikian. Gunung lebih tinggi daripada bukit. Bukit memiliki tinggi maksimal 300 meter, jika lebih dari itu sudah tergolong sebagai gunung. Tetapi ada beberapa pengecualian seperti yang para ahli sebut sebagai gunung terkecil yang bertempat di Australia. Gunung ini bernama Gunung Wycheproof yang hanya memiliki tinggi sekitar 148 meter.

Gunung terbentuk dari pertemuan antara dua lempeng tektonik. Benturan ini membuat keduanya menjulang ke atas dan terbentuklah gunung. Jika penjulangan dan kontak antarlempeng ada banyak, pegununganlah yang terbentuk. Pegunungan adalah kumpulan dari beberapa gunung. Contoh pegunungan yang terkenal adalah Pegunungan Andes di Benua Amerika Selatan. Sedangkan untuk gunung, ada Gunung Everest yang terkenal paling tinggi dan Gunung Kilimanjaro yang luar biasa.

Pendakian Gunung

Gunung seringkali manusia anggap sebagai tantangan yang harus mereka lalui. Tantangan yang mereka maksud di sini adalah mendaki sampai puncak suatu gunung tersebut. Dengan mengerahkan semua sumber daya yang mereka punya, banyak orang yang berlomba-lomba mencapai puncak dan mengukir nama mereka di atas. Kegiatan mendaki gunung ini sendiri sudah cukup lama menjadi tradisi di kalangan orang-orang yang menyebut diri mereka sebagai kelompok pecinta alam atau semacamnya.

Mereka yang suka mendaki gunung dan mencapai puncaknya bertujuan untuk mengukir jejak kehidupan mereka. Mereka berpikir bahwa setidaknya mereka harus meninggalkan suatu jejak atau tanda bahwa mereka pernah hidup dan menjadi bagian dari peradaban umat manusia di bumi. Banyak orang dengan berbagai keahlian memilih cara mereka sendiri untuk meninggalkan jejak kehidupan mereka. Dan ini adalah cara yang orang-orang pecinta tantangan dan pecinta alam pilih.

Pendakian Gunung yang Memakan Korban

Pendakian gunung tergolong kegiatan yang sangat ekstrem. Banyak hal yang bisa terjadi ketika anda berada di gunung. Banyak juga ancaman alami yang bisa membahayakan nyawa anda sebagai pendaki. Karena tingkat bahaya yang tinggi inilah pendakian gunung tergolong sebagai kegiatan yang ekstrem dan berbahaya.

Korban yang berjatuhan akibat mendaki gunung juga tidak sedikit. Korban bervariasi dan bisa jadi pendaki yang menjadi korban, bisa juga pemandu mereka yang menjadi korban. Kemungkinan terburuk jika anda sampai kehilangan nyawa anda di gunung adalah jasad anda tidak akan pernah orang-orang temukan. Tapi kasus jasad yang tidak ditemukan adalah ketika anda mendaki gunung yang benar-benar ekstrem seperti Everest di Himalaya dan berbagai gunung tinggi lainnya.

Bahaya yang Menanti Anda di Gunung

Banyak sekali bahaya yang mengintai anda ketika anda berada di gunung. Bahaya ini seringkali berupa reaksi tubuh terhadap lingkungan. Banyak kasus di mana pendaki tidak kuat dengan kondisi lingkungan yang terlampau ekstrem dan kemudian tubuhnya mengalami kerusakan. Berikut adalah beberapa hal yang sangat berbahaya ketika anda berada di gunung:

  • Reaksi Tubuh pada Ketinggian

Tubuh kita memerlukan oksigen untuk bertahan hidup dan menjaga sel-sel tetap bekerja. Namun semakin tinggi tempat kita berada, semakin rendah pula oksigen yang ada. Inilah yang seringkali orang sebut sebagai altitude sickness. Karena perbedaan tekanan udara dan kurangnya oksigen, tubuh sulit bekerja dengan baik dan bisa berakhir fatal jika tidak ditangani dengan benar.

  • Longsoran Salju

Longsor salju sering terjadi jika anda berada di gunung yang memiliki puncak atau bagian lain yang bersalju. Salju sendiri begitu rapuh dan tidak serapat dan sepadat tanah. Dengan sedikit sentuhan di titik yang tepat, lonsoran salju bisa terjadi dan akan sangat berbahaya bagi segala hal yang berada di jalur longsoran tersebut.

  • Kelelahan Pendaki

Seperti yang sudah saya sebut di atas, dalam ketinggian tertentu pasokan oksigen ke dalam tubuh akan berkurang dan fungsi tubuh bisa gagal. Sebelum gagal, tubuh akan mengalami kelelahan yang luar biasa karena tidak memiliki energi yang bisa digunakan lagi. Saat inilah yang sangat fatal apabila tidak diberikan perawatan khusus.

Sekian artikel saya, tetaplah berhati-hati dan sampai jumpa.